Apa lacur tuan...,Kami hanya jelata...
biarkan kami dijalanan....
Karena dari sanalah kami berpenghidupan.....Sekedar dapat makan....
Memang tiada pilihan tuan...
tapi lebih baik dari pada harus hidup mewah berselimut kemunafikan dan kepalsuan....
Apa boleh Dikata tuan,Kami hanya segerombol berandalan..
Yang tak ubah nya anjing liar yang berkeliaran dimata tuan....
Mata kami buta pendidikan....Apalagi soal birokrasi....
Hierarki kami adalah sesuap nasi Yang kami pungut butir demi butir dari tempat sampah halaman istana Tuan...
Maaf Tuan Kami hanya Jelata.....
hidup kami Dipinggiran...
bersama Kotoran-Kotoran Tuan dan Nyonya....
Setidaknya Kami masih Punya pegangan... Dan harga Diri...
Walau Sesekali terinjak mati....
oleh gelombang gelombang manipulasi.....
Dan pembodohan..yang Tuan Ciptakan.....
kami Memang Buta Aturan tentunya yang Tuan Ciptakan dengan "Ringan Tangan"..
Tapi Soal logika ,kami Tak Kalah Hebat Dibanding tuan....
Kami di didik oleh Kenyataan tuan....
Hanya Kami tak pandai Dalam memutar Balikan Fakta...
Bagi Kami,Manipulasi adalah bagaimana caranya Mengganti Rasa lapar Dengan terlelap........
Sekali Lagi Apa lacur tuan .....Kami Hanya Jelata....
Biarkan Kami Dijalanan....
Setidaknya Disanalah tempat Secuil Kebenaran Yang tersisa...
Dirumah....Disekolah....Yang Kami Saksikan Hanya Hipokrisi......